You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Upacara harkitnas jaksel tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Anwar Pimpin Upacara Harkitnas ke-118

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun di halaman Kantornya, Kebayoran Baru.

"Pada momen itu, kita ketahui kaum terpelajar mulai mengonsolidasikan,"

Dalam kesempatan itu, Anwar turut membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid di hadapan lebih dari 500 pegawai di lingkup Wali Kota Jakarta Selatan.

Anwar mengatakan, hari ini, seluruh masyarakat kembali merefleksikan momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Budi Utomo pada 1908. Sejarah mencatat, peristiwa tersebut adalah fajar menyingsing bagi kesadaran berbangsa.

Upacara Peringatan Hardiknas di Jakut Diikuti 400 Peserta

"Pada momen itu, kita ketahui kaum terpelajar mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan," ujarnya, Rabu (20/5).

Ia menuturkan, semangat 1908 adalah tonggak perlawanan fisik mulai ditransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat. Secara filosofis, Kebangkitan nasional merupakan sebuah proses dinamis bersifat mutatis mutandis yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. 

"Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital," ucapnya.

Anwar menyebut, tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini adalah "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara." Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa.

Tema ini, lanjut Anwar, juga sekaligus menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat sebagaimana amanat para pendiri bangsa.

"Kemajuan sebuah negara tidak ditentukan bantuan pihak lain, melainkan keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar," katanya.

Menurut Anwar, di bawah pemerintah saat ini, visi kemandirian diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5504 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1959 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1933 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1912 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1711 personAnita Karyati